Pemahaman Alkitab

 

(online)

G. K. R. I. ‘GOLGOTA’

 

(Rungkut Megah Raya Blok D No 16)

 

Selasa, tanggal 19 September 2023, pk 18.30

 

Pdt. Budi Asali, M. Div.

 

Kharismatik 14

 

RHEMA / LOGOS

dan

PENUMPANGAN TANGAN

 

I) Rhema vs Logos.

 

Baik Rhema maupun logos adalah kata-kata dalam bahasa Yunani yang dalam Kitab Suci biasanya diterjemahkan secara sama yaitu ‘firman / kata / perkataan’ (Inggris: word).

 

Penggunaan kata RHEMA dan LOGOS oleh orang-orang Kharismatik:

 

1)   John F. MacArthur, Jr. dalam bukunya yang berjudul ‘The Charismatics’ hal 69, berkata bahwa Charles Farah, seorang profesor di Oral Roberts University mengatakan bahwa:

“LOGOS is the objective, historic word and RHEMA is the personal, subjective word.” [= LOGOS adalah firman yang bersifat sejarah dan obyektif dan RHEMA adalah firman yang bersifat pribadi dan subyektif.].

 

Dan dalam buku yang sama John F. MacArthur, Jr. berkata bahwa Charles Farah juga berkata bahwa:

a)   “The LOGOS is legal while the RHEMA is experiential.” [= LOGOS itu sah / bersifat hukum (?) sedangkan RHEMA adalah sesuatu yang dialami.] - hal 69.

b)   “The LOGOS does not always become the RHEMA, God’s word to you.” [= LOGOS tidak selalu menjadi RHEMA, firman Allah bagimu.] - hal 69-70.

c)   “The LOGOS becomes RHEMA when it speaks to you.” [= LOGOS menjadi RHEMA kalau itu berbicara kepadamu.] - hal 70.

 

2)   Orang Kharismatik juga sering berkata: ‘Kalau RHEMAnya turun ...’.

Ini berarti bahwa ia mendapat suatu pimpinan / perintah secara pribadi dari Tuhan, langsung kepada hati / pikirannya. Dan RHEMA yang turun itu bisa berupa ayat Kitab Suci ataupun tidak.

 

Dasar Kitab Suci yang dipakai oleh orang-orang Kharismatik:

1.   Luk 3:2 - ‘datanglah firman (RHEMA) Allah kepada Yohanes’.

2.   Mark 14:72 dan Mat 26:75 (dua ayat ini paralel) - Petrus teringat akan kata-kata (RHEMA) Tuhan Yesus.

3.   Juga Luk 24:8 dan Kis 11:16 menggunakan kata RHEMA.

 

Tanggapan saya:

 

1)   Mark 14:72 dan Mat 26:75 mempunyai ayat paralel yang lain yaitu Luk 22:61. Tetapi anehnya, kalau Mark 14:72 dan Mat 26:75 menggunakan kata Yunani RHEMA, maka Luk 22:61 ternyata menggunakan kata Yunani LOGOS!

 

Mat 26:75 - Maka teringatlah Petrus akan apa yang dikatakan Yesus kepadanya: ‘Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali.’ Lalu ia pergi ke luar dan menangis dengan sedihnya..

 

Mark 14:72 - Dan pada saat itu berkokoklah ayam untuk kedua kalinya. Maka teringatlah Petrus, bahwa Yesus telah berkata kepadanya: ‘Sebelum ayam berkokok dua kali, engkau telah menyangkal Aku tiga kali.’ Lalu menangislah ia tersedu-sedu..

 

Luk 22:61 - Lalu berpalinglah Tuhan memandang Petrus. Maka teringatlah Petrus bahwa Tuhan telah berkata kepadanya: ‘Sebelum ayam berkokok pada hari ini, engkau telah tiga kali menyangkal Aku.’.

 

Demikian juga, kalau Luk 24:8 dan Kis 11:16 menggunakan kata RHEMA, maka Kis 20:35 menggunakan kata LOGOS, padahal ketiga ayat ini sama-sama berbicara tentang seseorang yang teringat akan kata-kata Yesus!

 

Luk 24:8 - Maka teringatlah mereka akan perkataan Yesus itu..

 

Kis 11:16 - Maka teringatlah aku akan perkataan Tuhan: Yohanes membaptis dengan air, tetapi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus..

 

Kis 20:35 - Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima.’.

 

Dari contoh-contoh ini terlihat bahwa LOGOS dan RHEMA digunakan secara interchangeable [= bisa dibolak-balik] dan tidak ada batasan yang terlalu jelas antara RHEMA dan LOGOS!

 

Karena itu membedakan RHEMA dan LOGOS seperti yang dilakukan oleh orang-orang Kharismatik, adalah sesuatu yang tidak berdasar!

 

2)   Orang-orang Kharismatik berkata bahwa kalau firman itu berbicara kepada kita, maka LOGOS itu berubah menjadi RHEMA.

Tetapi dalam Kis 2:41  4:4  8:14  11:1  13:48 sekalipun firman itu jelas berbicara kepada orang-orang itu (karena mereka bertobat), tetapi toh digunakan kata LOGOS dan bukannya RHEMA!

 

Kis 2:41 - Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa..

 

Kis 4:4 - Tetapi di antara orang yang mendengar ajaran itu banyak yang menjadi percaya, sehingga jumlah mereka menjadi kira-kira lima ribu orang laki-laki..

 

Kis 8:14 - Ketika rasul-rasul di Yerusalem mendengar, bahwa tanah Samaria telah menerima firman Allah, mereka mengutus Petrus dan Yohanes ke situ..

 

Kis 11:1 - Rasul-rasul dan saudara-saudara di Yudea mendengar, bahwa bangsa-bangsa lain juga menerima firman Allah..

 

Kis 13:48 - Mendengar itu bergembiralah semua orang yang tidak mengenal Allah dan mereka memuliakan firman Tuhan; dan semua orang yang ditentukan Allah untuk hidup yang kekal, menjadi percaya..

 

Demikian juga 1Pet 1:23 menggunakan kata LOGOS, padahal firman di sini adalah firman yang melahirbarukan!

 

1Pet 1:23 - Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal..

 

3)   Ajaran yang berkata The LOGOS does not always become the RHEMA, God’s word to you.” [= LOGOS tidak selalu menjadi RHEMA, firman Allah bagimu.], jelas sekali berbau ajaran sesat Neo Orthodox, karena ajaran Neo Orthodox juga berkata bahwa kata-kata dalam Kitab Suci hanya menjadi firman Allah kalau berbicara kepada kita.

 

John F. MacArthur, Jr.: “His ideas sound dangerously close to what neoorthodox theologians have been saying for over fifty years: the Bible becomes God’s Word when it speaks to you.” [= Ide-idenya terdengar dekat secara membahayakan pada apa yang para ahli theologia neoortodox telah katakan selama lebih dari lima puluh tahun: Alkitab menjadi Firman Allah ketika itu berbicara kepada kamu.] - ‘The Charismatics’, hal 70.

 

Ini jelas merupakan ajaran salah / sesat, karena kita harus percaya bahwa seluruh Kitab Suci adalah firman Allah secara obyektif! Jadi, apakah kita membaca / mendengarnya atau tidak, mengerti atau tidak, merasa Tuhan berbicara kepada kita atau tidak, mentaati atau tidak, Kitab Suci itu tetap adalah firman Allah!

Kalau Kitab Suci hanya menjadi firman Allah kalau berbicara kepada kita, maka orang-orang yang tidak mau bertobat karena tidak merasa Allah berbicara kepada mereka tidak bersalah karena mereka memang belum pernah mendapatkan firman Allah yang menegur / memperingati mereka.

 

4)   Ajaran Kharismatik tentang RHEMA ini berbahaya, karena ini menyebabkan banyak orang lalu mencari RHEMA tersebut dalam hati mereka, sehingga lalu mengabaikan Kitab Suci! Lihat kutipan kata-kata Jonathan Edwards di depan. Untuk jelasnya saya kutip ulang kata-katanya di bawah ini:

 

Jonathan Edwards (1703-1758) mengatakan sebagai berikut:

“One erroneous principle, than which scarce any has proved more mischievous to the present glorious work of God, is a notion that it is God’s manner in these days, to guide his saints, at least some that are more eminent, by inspiration or immediate revelation. They suppose he makes known to them what shall come to pass hereafter, or what it is his will that they should do, by impressions made upon their minds, either with or without texts of Scripture; whereby something is made known to them, that is not taught in Scripture. By such a notion the devil has a great door opened for him; and if once this opinion should come to be fully yielded to, and established in the church of God, Satan would have opportu­nity thereby to set up himself as the guide and oracle of God’s people, and to have his word regarded as their infal­lible rule, and so to lead them where he would, and to introduce what he pleased, and soon to bring the Bible into neglect and contempt. Late experience, in some instances, has shown that the tendency of this notion is to cause persons to esteem the Bible as in a great measure useless.” [= Satu prinsip yang salah, yang jarang ada tandingannya dalam merusak / merugikan pekerjaan Allah yang mulia pada jaman ini, adalah suatu anggapan bahwa adalah merupakan cara Allah pada jaman ini, untuk memimpin para orang kudusNya, setidaknya beberapa orang yang lebih menonjol, dengan menggunakan ilham atau wahyu langsung. Mereka menganggap Ia memberitahu mereka apa yang akan terjadi pada masa yang akan datang, atau apa yang Ia kehendaki untuk mereka lakukan, dengan suatu kesan yang dibuat dalam pikiran mereka, dengan atau tanpa text Kitab Suci; dengan mana sesuatu, yang tidak diajarkan dalam Kitab Suci, dinyatakan kepada mereka. Dengan adanya pandangan / anggapan seperti itu, setan mempunyai sebuah pintu besar yang terbuka bagi dia; dan sekali pandan­gan ini diterima secara penuh, dan ditegakkan dalam gereja Allah, maka setan akan mempunyai kesempatan melalui hal ini untuk menjadikan dirinya sendiri sebagai pemandu dan kata-kata ilahi dari umat Allah, dan menjadikan kata-katanya sebagai peraturan yang tidak bisa salah dari umat Allah, dan dengan demikian membawa mereka kemanapun ia mau, dan menga­jukan apapun yang ia senangi, dan dengan cepat menyebabkan Alkitab diabaikan dan dihina. Pengalaman akhir-akhir ini, dalam beberapa contoh, menunjukkan bahwa pandangan / anggapan ini mempunyai kecondongan untuk menyebabkan orang-orang menganggap Alkitab itu sia-sia.] - Victor Budgen, ‘The Charismat­ics and the Word of God’, hal 176-177.

 

Memang Roh Kudus bisa mengingatkan kita akan Firman Tuhan (Yoh 14:26), tetapi kalau kita tidak pernah belajar / mengerti Kitab Suci / Firman Tuhan, maka tidak ada sesuatu yang bisa Ia ingatkan kepada kita!

Karena itu, belajar Kitab Suci dengan sungguh-sungguh dan tekun haruslah menjadi prioritas dalam hidup kita!

 

II) Penumpangan tangan.

 

A)  Dalam Kitab Suci penumpangan tangan dilakukan terhadap:

 

1)         Binatang (Im 1:4  3:2  4:15  16:21).

 

Im 1:4 - Lalu ia harus meletakkan tangannya ke atas kepala korban bakaran itu, sehingga baginya persembahan itu diperkenan untuk mengadakan pendamaian baginya..

 

Im 3:2 - Lalu ia harus meletakkan tangannya di atas kepala persembahannya itu, dan menyembelihnya di depan pintu Kemah Pertemuan, lalu anak-anak Harun, imam-imam itu haruslah menyiramkan darahnya pada mezbah sekelilingnya..

 

Im 4:15 - Lalu para tua-tua umat itu harus meletakkan tangan mereka di atas kepala lembu jantan itu di hadapan TUHAN, dan lembu itu harus disembelih di hadapan TUHAN..

 

Im 16:21 - dan Harun harus meletakkan kedua tangannya ke atas kepala kambing jantan yang hidup itu dan mengakui di atas kepala kambing itu segala kesalahan orang Israel dan segala pelanggaran mereka, apapun juga dosa mereka; ia harus menanggungkan semuanya itu ke atas kepala kambing jantan itu dan kemudian melepaskannya ke padang gurun dengan perantaraan seseorang yang sudah siap sedia untuk itu..

 

2)         Manusia.

 

a)   Pada pentahbisan (Bil 8:10  Bil 27:18-23  Ul 34:9  Kis 6:6  Kis 13:3).

 

Bil 8:10 - Apabila engkau telah menyuruh orang Lewi mendekat ke hadapan TUHAN, maka haruslah orang Israel meletakkan tangannya atas orang Lewi itu,.

 

Bil 27:18-23 - “(18) Lalu TUHAN berfirman kepada Musa: ‘Ambillah Yosua bin Nun, seorang yang penuh roh, letakkanlah tanganmu atasnya, (19) suruhlah ia berdiri di depan imam Eleazar dan di depan segenap umat, lalu berikanlah kepadanya perintahmu di depan mata mereka itu (20) dan berilah dia sebagian dari kewibawaanmu, supaya segenap umat Israel mendengarkan dia. (21) Ia harus berdiri di depan imam Eleazar, supaya Eleazar menanyakan keputusan Urim bagi dia di hadapan TUHAN; atas titahnya mereka akan keluar dan atas titahnya mereka akan masuk, ia beserta semua orang Israel, segenap umat itu.’ (22) Maka Musa melakukan seperti yang diperintahkan TUHAN kepadanya. Ia memanggil Yosua dan menyuruh dia berdiri di depan imam Eleazar dan di depan segenap umat itu, (23) lalu ia meletakkan tangannya atas Yosua dan memberikan kepadanya perintahnya, seperti yang difirmankan TUHAN dengan perantaraan Musa..

 

Ul 34:9 - Dan Yosua bin Nun penuh dengan roh kebijaksanaan, sebab Musa telah meletakkan tangannya ke atasnya. Sebab itu orang Israel mendengarkan dia dan melakukan seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa..

 

Kis 6:6 - Mereka itu dihadapkan kepada rasul-rasul, lalu rasul-rasul itupun berdoa dan meletakkan tangan di atas mereka..

 

Kis 13:3 - Maka berpuasa dan berdoalah mereka, dan setelah meletakkan tangan ke atas kedua orang itu, mereka membiarkan keduanya pergi..

 

b)   Pada pemberkatan (Kej 48:14  Mat 19:15).

 

Kej 48:14 - Tetapi Israel mengulurkan tangan kanannya dan meletakkannya di atas kepala Efraim, walaupun ia yang bungsu, dan tangan kirinya di atas kepala Manasye - jadi tangannya bersilang, walaupun Manasye yang sulung..

 

Mat 19:15 - Lalu Ia meletakkan tanganNya atas mereka dan kemudian Ia berangkat dari situ..

 

c)   Pada penyembuhan (Mark 6:5  Mark 7:32  Luk 4:40  Luk 13:13  Kis 28:8).

 

Mark 6:5 - Ia tidak dapat mengadakan satu mujizatpun di sana, kecuali menyembuhkan beberapa orang sakit dengan meletakkan tanganNya atas mereka..

 

Mark 7:32 - Di situ orang membawa kepadaNya seorang yang tuli dan yang gagap dan memohon kepadaNya, supaya Ia meletakkan tanganNya atas orang itu..

 

Luk 4:40 - Ketika matahari terbenam, semua orang membawa kepadaNya orang-orang sakitnya, yang menderita bermacam-macam penyakit. Iapun meletakkan tanganNya atas mereka masing-masing dan menyembuhkan mereka..

 

Luk 13:13 - Lalu Ia meletakkan tanganNya atas perempuan itu, dan seketika itu juga berdirilah perempuan itu, dan memuliakan Allah..

 

Kis 28:8 - Ketika itu ayah Publius terbaring karena sakit demam dan disentri. Paulus masuk ke kamarnya; ia berdoa serta menumpangkan tangan ke atasnya dan menyembuhkan dia..

 

d)   Pada waktu memberikan Roh Kudus / karunia-karunia Roh Kudus (Kis 8:17  Kis 19:6  1Tim 4:14  2Tim 1:6).

 

Kis 8:17 - Kemudian keduanya menumpangkan tangan di atas mereka, lalu mereka menerima Roh Kudus..

 

Kis 19:6 - Dan ketika Paulus menumpangkan tangan di atas mereka, turunlah Roh Kudus ke atas mereka, dan mulailah mereka berkata-kata dalam bahasa roh dan bernubuat..

 

1Tim 4:14 - Jangan lalai dalam mempergunakan karunia yang ada padamu, yang telah diberikan kepadamu oleh nubuat dan dengan penumpangan tangan sidang penatua..

 

2Tim 1:6 - Karena itulah kuperingatkan engkau untuk mengobarkan karunia Allah yang ada padamu oleh penumpangan tanganku atasmu..

 

e)   Dalam penjatuhan hukuman mati (Im 24:14).

 

Im 24:14 - ‘Bawalah orang yang mengutuk itu ke luar perkemahan dan semua orang yang mendengar haruslah meletakkan tangannya ke atas kepala orang itu, sesudahnya haruslah seluruh jemaah itu melontari dia dengan batu..

 

Tetapi, sepanjang yang saya ketahui, dalam seluruh Kitab Suci tidak ada penumpangan tangan terhadap benda.

Jadi, praktek-praktek orang Kharismatik di mana mereka menumpang-tangani seadanya benda, seperti dompet, mobil, rumah, dsb, adalah tindakan yang tidak punya dasar kitab Suci!

 

B)  Apa arti ‘penumpangan tangan’ dalam 1Tim 5:22?

 

1Tim 5:22 - Janganlah engkau terburu-buru menumpangkan tangan atas seseorang dan janganlah terbawa-bawa ke dalam dosa orang lain. Jagalah kemurnian dirimu..

 

Dalam kalangan Pentakosta / Kharismatik maka penumpangan tangan rasanya menjadi sesuatu yang terlalu sering dilakukan, dan dilakukan secara tidak pada tempatnya. Misalnya, hanya karena seseorang mau pergi ke luar negeri, atau karena ia berulang tahun, maka ia lalu didoakan sambil ditumpangi tangan. Atau seorang pendeta berdoa untuk suatu perusahaan / pabrik sambil melakukan penumpangan tangan atas mesin-mesin di pabrik itu. Dulu saya mengira bahwa ayat ini melarang hal seperti itu. Saya tetap yakin bahwa kita tidak boleh melakukan penumpangan tangan murahan seperti itu. Alasannya: dalam Kitab Suci penumpangan tangan juga tidak digunakan secara sembarangan / murahan seperti itu.

 

Tetapi dalam penafsiran tentang bagian ini tidak seorangpun dari para penafsir yang mengartikan bagian ini ke arah itu.

 

Ada bermacam-macam penafsiran yang diberikan oleh para penafsir tentang bagian ini.

 

1)   Ada yang menganggap bahwa kata-kata ‘menumpangkan tangan’ berarti ‘menggunakan kekerasan’ dalam menangani orang-orang Kristen yang berbuat dosa (Wycliffe).

Mungkin ia memikirkan ayat seperti Neh 13:21.

 

Neh 13:21 - Lalu aku memperingatkan mereka, kataku: ‘Mengapa kamu bermalam di depan tembok? Kalau kamu berbuat itu sekali lagi akan kukenakan tanganku kepadamu.’ Sejak waktu itu mereka tidak datang lagi pada hari Sabat..

KJV: I will lay hands on you [= Aku akan meletakkan tanganku padamu / mengambil tindakan terhadap kamu].

 

Kalau ini arti yang diambil maka itu menunjukkan bahwa Paulus menasehati Timotius untuk tidak sembarangan menggunakan kekerasan dalam gereja.

 

2)   Ada yang menganggap bahwa penumpangan tangan ini dilakukan dalam penerimaan kembali orang Kristen yang tadinya dikucilkan (Vincent). Kalau ini arti yang diambil maka ini menunjukkan bahwa kalau ada seorang jemaat dikucilkan, maka Timotius tidak boleh sembarangan / terburu-buru menerimanya kembali, kecuali betul-betul ada pertobatan dari orang itu.

Keberatan: tidak pernah ada petunjuk dalam Kitab Suci bahwa penerimaan kembali seorang jemaat yang tadinya dikucilkan membutuhkan penumpangan tangan.

 

3)   Ada yang menganggap penumpangan tangan ini dilakukan dalam penerimaan kembali penatua yang dikucilkan (A. T. Robertson). Ini mirip dengan point 2) di atas, hanya kasusnya adalah penerimaan kembali seorang penatua, bukan seorang jemaat biasa.

Keberatan: sama seperti di atas, tidak ada petunjuk dalam Kitab Suci bahwa penerimaan kembali seorang penatua yang tadinya dikucilkan membutuhkan penumpangan tangan.

 

4)   Kebanyakan penafsir menganggap bahwa penumpangan tangan ini dilakukan dalam pentahbisan penatua / pendeta.

 

Dalam bahasa Yunaninya kata-kata ‘penumpangan tangan’ yang digunakan di sini hanya muncul di dua tempat lain, yaitu:

 

a)   1Tim 4:14 - “Jangan lalai dalam mempergunakan karunia yang ada padamu, yang telah diberikan kepadamu oleh nubuat dan dengan penumpangan tangan sidang penatua.”.

 

b)   2Tim 1:6 - “Karena itulah kuperingatkan engkau untuk mengobarkan karunia Allah yang ada padamu oleh penumpangan tanganku atasmu.”.

 

Catatan: kata-kata yang diterjemahkan ‘meletakkan tangan’ dalam Kis 6:6 Kis 13:3 dan Mark 10:16, menggunakan kata-kata Yunani yang berbeda.

 

Dan di kedua tempat ini kelihatannya kata-kata itu memang digunakan dalam arti pentahbisan. Karena itu saya setuju dengan arti terakhir ini. Kalau memang ini artinya, maka itu berarti bahwa dalam bagian ini Paulus menasehati Timotius untuk tidak sembarangan / terburu-buru mentahbiskan seorang penatua / pendeta. Ia harus memeriksa baik-baik lebih dulu, apakah orang itu memenuhi persyaratan penatua dalam 1Tim 3:1-dst. Dengan demikian, ia nanti juga akan terhindar dari problem penanganan penatua yang berdosa (ay 20). Juga Timotius harus memeriksa apakah penatua / pendeta itu memang mempunyai karunia-karunia yang dibutuhkan untuk tugasnya atau tidak.

 

Kedua hal di atas ini yang harus diperhatikan dengan seksama dalam pemilihan / pentahbisan seorang penatua / pendeta. Tetapi banyak orang memilih / mentahbiskan berdasarkan hal-hal yang tidak bisa dipertanggung-jawabkan seperti yang saya berikan di bawah ini:

 

1.   Orang itu kaya! Tujuannya, atau supaya orang kaya itu ‘terikat’ di gereja itu, dan / atau karena ia diharapkan mau membantu keuangan gereja.

 

2.   Orang itu sudah lama tidak aktif, dan ia ditahbiskan supaya menjadi aktif.

 

3.   Orang itu adalah sahabatnya / orang yang memihak dia.

Dengan demikian pemilihan dilakukan dengan suatu politik untuk memperkuat kedudukannya sendiri. Padahal sebetulnya, dalam suatu gereja, orang-orang yang bersifat oposisi, selama ini adalah oposisi dalam arti yang sehat, sangat dibutuhkan. Kalau semua penatuanya yes-man / mbebek terus, maka ini justru akan mencelakakan gereja, karena pada saat ada pemikiran / keputusan yang salah, tidak ada yang mengkoreksi!

 

4.   Orang itu lebih rendah kemampuannya dari dia (si pemilih / pendeta).

Ini biasanya dilakukan oleh pendeta, dalam memilih pendeta lain. Ia sengaja memilih yang lebih rendah kemampuannya dari dia, supaya ia tidak disaingi!

 

 

-o0o-

 

 

Author : Pdt. Budi Asali,M.Div.

E-mail : [email protected]

e-mail us at [email protected]

http://golgothaministry.org

Link ke Channel Video Khotbah2 Pdt. Budi Asali di Youtube:

https://www.youtube.com/channel/UCP6lW2Ak1rqIUziNHdgp3HQ

Channel Live Streaming Youtube :  bit.ly/livegkrigolgotha / budi asali