Golgotha School of Ministry

(Rungkut Megah Raya Blok D No 16)

Rabu, tgl 4 Mei 2011, pk 19.00

Pdt. Budi Asali, M. Div.

(HP: 7064-1331 / 6050-1331)

[email protected]

http://www.golgothaministry.org

Unconditional Election

(Pemilihan tanpa syarat)

Pelajaran 1:     tanggal 4 Mei 2011

Doktrin pemilihan yang tidak bersyarat ini lebih lazim dikenal dengan sebutan Predestinasi.

I) Definisi Predestinasi.

 

1)        Sejak semula (sebelum penciptaan segala sesuatu) Allah sudah menetapkan orang-orang tertentu untuk diselamatkan / masuk ke surga. Sisanya ditetapkan untuk binasa / masuk ke neraka.

 

2) Allah menentukan semua ini semata-mata berdasarkan kehendakNya sendiri, dan sama sekali bukan karena apapun yang ada atau yang akan ada dalam diri orang-orang itu.

 

3)        Penetapan Allah ini pasti terjadi / tidak mungkin gagal.

 

Kalau saudara menginginkan definisi Predestinasi yang lebih terperinci, yang betul-betul disusun dengan kata-kata ilmu hukum, saudara bisa melihat ‘Westminster Confession of Faith’, Chapter III, no 3,4,5,6,7 di bawah ini:

 

a) “By the decree of God, for the manifestation of His glory, some men and angels are predestinated unto everlasting life; and others foreordained to everlasting death (= Oleh ketetapan Allah, bagi perwujudan kemuliaanNya, sebagian manusia dan malaikat telah dipredestinasikan untuk hidup yang kekal; sedangkan yang lain ditetapkan untuk kebinasaan yang kekal).

 

Penekanan bagian ini: baik manusia maupun malaikat, sebagian ditetapkan untuk selamat, sebagian lainnya ditetapkan untuk binasa.

 

b)        “These angels and men, thus predestinated, and foreordained, are particularly and unchangeably designed, and their number so certain and definite, that it cannot be either increased or diminished (= Para malaikat dan manusia yang sudah dipredestinasikan dan ditetapkan lebih dahulu ini, direncanakan secara khusus dan tak bisa berubah, dan jumlah mereka adalah begitu pasti dan tertentu, sehingga tidak dapat bertambah atau berkurang).

 

Penekanan bagian ini: Predestinasi itu tidak bisa berubah / gagal.

 

c)        “Those of mankind that are predestinated unto life, God, before the foundation of the world was laid, according to His eternal and immutable purpose, and the secret counsel and good pleasure of His will, hath chosen, in Christ, unto everlasting glory, out of His mere free grace and love, without any foresight of faith, or good works, or perseverance in either of them, or any other thing in the creature, as conditions, or causes moving Him thereunto: and all to the praise of His glorious grace” (= Sebagian dari umat manusia yang telah dipredestinasikan untuk memperoleh hidup kekal, sebelum dunia dijadikan, sesuai rencanaNya yang kekal dan tidak bisa berubah, serta rencana rahasia dan kerelaan kehendakNya, oleh Allah telah dipilih di dalam Kristus untuk mendapatkan kemuliaan kekal, semata-mata karena kasih karunia dan cintaNya yang cuma-cuma, tanpa lebih dulu melihat akan adanya iman, perbuatan baik, atau ketekunan di dalam diri mereka, atau hal-hal lain apapun dalam ciptaan tersebut, sebagai syarat atau penyebab yang dapat menggerakkanNya ke sana, dan semuanya ini bagi pujian kasih karuniaNya yang mulia).

 

Penekanan bagian ini: pemilihan Allah itu sama sekali tidak didasarkan pada adanya iman, perbuatan baik ataupun ketekunan yang akan ada dalam diri orang pilihan, tetapi semata-mata didasarkan pada kehendak Allah yang berdaulat.

 

d) “As God hath appointed the elect unto glory, so hath He, by the eternal and most free purpose of His will, foreordained all the means thereunto. Wherefore, they who are elected, being fallen in Adam, are redeemed by Christ, are effectually called unto faith in Christ by His Spirit working in due season, are justified, adopted, sanctified, and kept by His power, through faith, unto salvation. Neither are any other redeemed by Christ, effectually called, justi­fied, adopted, sanctified, and saved, but the elect only” (= Sebagaimana Allah telah menetapkan orang-orang pilihanNya kepada kemuliaan, Dia juga, oleh kehendakNya yang kekal dan bebas, telah menentukan caranya / jalannya untuk mencapai hal itu. Karena itu, mereka yang dipilih, yang telah jatuh di dalam Adam, ditebus oleh Kristus, dipanggil secara efektif ke dalam iman di dalam Kristus oleh RohNya yang bekerja pada saatnya, dibenarkan, diangkat menjadi anak, dikuduskan, dan dipelihara oleh kuasaNya, melalui iman, kepada keselamatan. Tidak ada yang lain yang ditebus oleh Kristus, dipanggil secara efektif, dibenarkan, diangkat menjadi anak, dikuduskan, dan diselamatkan, kecuali orang-orang pilihan saja).

 

Penekanan bagian ini: bagi orang pilihanNya, Allah tidak hanya menentukan tujuan akhirnya, tetapi juga saat dan cara / jalan untuk mencapai tujuan akhir itu, yaitu melalui Kristus, pekerjaan Roh Kudus, iman dsb.

 

e) The rest of mankind God was pleased, according to the unsearchable counsel of His own will, whereby He extendeth or withholdeth mercy, as He pleaseth, for the glory of His sovereign power over His crea­tures, to pass by; and to ordain them to dishonour and wrath for their sin, to the praise of His glorious justice (= Sisa dari umat manusia lainnya, Allah berkenan, sesuai dengan rencana yang tak terselami dari kehendakNya sendiri, dengan mana Dia  memberikan atau menahan belas kasihanNya, sesuai kerelaanNya, untuk kemuliaan dari kuasaNya yang berdaulat atas makhluk ciptaanNya, untuk melewati; dan menentukan mereka kepada kehinaan dan murka untuk dosa-dosa mereka, bagi pujian terhadap keadilanNya yang mulia).

 

Penekanan bagian ini: selain dari orang pilihan, maka Allah melewati (tidak menyelamatkan) umat manusia yang lain, dan menetapkan mereka untuk dihukum karena dosa-dosa mereka. Dengan demikian terlihat keadilan Allah.

 

II) Dasar Kitab Suci Predestinasi.

 

A) Ayat-ayat Kitab Suci tanpa penjelasan / tafsiran / komentar.

 

Pdt. Jusuf B. S. menganggap bahwa orang-orang Calvinist memang mempunyai dasar ayat Kitab Suci untuk ajarannya, tetapi semua itu sudah diputarbalikkan, ditafsirkan dengan akal dsb, sehingga menjadi ajaran yang salah / sesat. Ini terlihat dari kutipan-kutipan di bawah ini:

·       “Teori2 manusiawi ini seolah-olah didasarkan atas ayat2 Alkitab, tetapi ayat-ayat ini diputarbalikkan atau diartikan dengan akal, sehingga artinya menyesatkan 2Pet 3:16” - ‘Diktat PD’ (keluaran Gereja Bukit Zaitun), hal 6.

·       “Teori-teori manusiawi inilah yang memojokkan Allah menjadi pembohong, tetapi sebetulnya, merekalah yang memutarbalikkan kebenaran ini - ‘Keselamatan Tidak Bisa Hilang?’, hal 25.

·       “Ada beberapa ayat-ayat dan fakta-fakta yang sulit dimengerti oleh beberapa orang, tetapi dengan akalnya mereka memaksa untuk mengerti, diartikan menurut pengertiannya sendiri, menurut teori-teorinya sendiri, dan diputarbalikkan sedemikian rupa sehingga keluar teori-teori manusiawi yang mendatangkan kebinasaan atas dirinya sendiri dan orang-orang yang mau percaya kepadanya” - ‘Keselamatan Tidak Bisa Hilang?’, hal 26.

 

Ayat-ayat Kitab Suci tanpa penjelasan / tafsiran / komentar di bawah ini saya berikan untuk menunjukkan:

 

1.   Bahwa di sini tidak ada pemutar-balikan, penafsiran salah, ataupun penafsiran menurut akal sendiri. Ini betul-betul hanyalah ayat Kitab Suci tanpa penjelasan / penafsiran / komentar, sehingga jelas tidak ada pemutar-balikan, penafsiran menurut akal sendiri, dsb!

 

2.   Bahwa Predestinasi bukanlah sekedar merupakan ajaran saya / golongan Reformed / Calvinist / John Calvin, ataupun merupakan penafsiran saya / golongan Reformed / Calvinist / John Calvin tentang Kitab Suci, tetapi betul-betul merupakan ajaran Kitab Suci sendiri!

 

Dan saya memberikan berpuluh-puluh ayat untuk menunjukkan bahwa ayat dasar untuk Predestinasi bukanlah hanya satu atau dua ayat saja, tetapi sangat banyak!

 

Janganlah meloncati ayat-ayat Kitab Suci ini, karena tanpa itu saudara tidak akan bisa mengetahui apakah memang Kitab Suci mengajarkan Predestinasi atau tidak! Karena itu, hendaklah saudara, lebih-lebih kalau saudara adalah orang Arminian atau orang yang terpengaruh oleh ajaran Arminian, membaca dan merenungkan ayat-ayat di bawah ini!

 

1)    Ayat-ayat yang menunjukkan / menyebutkan adanya orang pilihan (elect).

 

Mat 22:14 - “Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih.

 

Mat 24:22,24 - “(22) Dan sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang-orang pilihan waktu itu akan dipersingkat. ... (24) Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga”.

 

Mat 24:31 - “Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikatNya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihanNya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain”.

 

Luk 18:7a - “Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihanNya yang siang malam berseru kepadaNya?”.

 

Ro 8:33 - “Siapakah yang akan menggugat orang-orang pilihan Allah? Allah, yang membenarkan mereka? Siapakah yang akan menghukum mereka?”.

 

Ro 11:5-8 - “(5) Demikian juga pada waktu ini ada tinggal suatu sisa, menurut pilihan kasih karunia. (6) Tetapi jika hal itu terjadi karena kasih karunia, maka bukan lagi karena perbuatan, sebab jika tidak demikian, maka kasih karunia itu bukan lagi kasih karunia. (7) Jadi bagaimana? Israel tidak memperoleh apa yang dikejarnya, tetapi orang-orang yang terpilih telah memperolehnya. Dan orang-orang yang lain telah tegar hatinya, (8) seperti ada tertulis: ‘Allah membuat mereka tidur nyenyak, memberikan mata untuk tidak melihat dan telinga untuk tidak mendengar, sampai kepada hari sekarang ini.’”.

 

Ro 16:13 - “Salam kepada Rufus, orang pilihan dalam Tuhan, dan salam kepada ibunya, yang bagiku adalah juga ibu”.

 

Kol 3:12 - “Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihiNya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran”.

 

1Tes 1:4-5 - “(4) Dan kami tahu, hai saudara-saudara yang dikasihi Allah, bahwa Ia telah memilih kamu. (5) Sebab Injil yang kami beritakan bukan disampaikan kepada kamu dengan kata-kata saja, tetapi juga dengan kekuatan oleh Roh Kudus dan dengan suatu kepastian yang kokoh. Memang kamu tahu, bagaimana kami bekerja di antara kamu oleh karena kamu”.

 

2Tim 2:10 - “Karena itu aku sabar menanggung semuanya itu bagi orang-orang pilihan Allah, supaya mereka juga mendapat keselamatan dalam Kristus Yesus dengan kemuliaan yang kekal”.

 

Tit 1:1 - “Dari Paulus, hamba Allah dan rasul Yesus Kristus untuk memelihara iman orang-orang pilihan Allah dan pengetahuan akan kebenaran seperti yang nampak dalam ibadah kita”.

 

1Pet 1:1-2 - “(1) Dari Petrus, rasul Yesus Kristus, kepada orang-orang pendatang, yang tersebar di Pontus, Galatia, Kapadokia, Asia Kecil dan Bitinia, (2) yaitu orang-orang yang dipilih, sesuai dengan rencana Allah, Bapa kita, dan yang dikuduskan oleh Roh, supaya taat kepada Yesus Kristus dan menerima percikan darahNya. Kiranya kasih karunia dan damai sejahtera makin melimpah atas kamu”.

 

1Pet 2:8-9 - “(8) Mereka tersandung padanya, karena mereka tidak taat kepada Firman Allah; dan untuk itu mereka juga telah disediakan. (9) Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terangNya yang ajaib”.

 

1Pet 5:13 - “Salam kepada kamu sekalian dari kawanmu yang terpilih yang di Babilon, dan juga dari Markus, anakku”.

 

2Yoh 1 - “Dari penatua kepada Ibu yang terpilih dan anak-anaknya yang benar-benar aku kasihi. Bukan aku saja yang mengasihi kamu, tetapi juga semua orang yang telah mengenal kebenaran”.

 

2Yoh 13 - “Salam kepada kamu dari anak-anak saudaramu yang terpilih.

 

2)    Ayat-ayat yang menunjukkan bahwa Allah memilih / menetapkan / menentukan orang-orang tertentu untuk diselamatkan.

 

Kis 13:48 - “Mendengar itu bergembiralah semua orang yang tidak mengenal Allah dan mereka memuliakan firman Tuhan; dan semua orang yang ditentukan Allah untuk hidup yang kekal, menjadi percaya.

 

Kis 22:14 - “Lalu katanya: Allah nenek moyang kita telah menetapkan engkau untuk mengetahui kehendakNya, untuk melihat Yang Benar dan untuk mendengar suara yang keluar dari mulutNya.

 

Ro 8:29-30 - “(29) Sebab semua orang yang dipilihNya dari semula, mereka juga ditentukanNya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran AnakNya, supaya Ia, AnakNya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. (30) Dan mereka yang ditentukanNya dari semula, mereka itu juga dipanggilNya. Dan mereka yang dipanggilNya, mereka itu juga dibenarkanNya. Dan mereka yang dibenarkanNya, mereka itu juga dimuliakanNya.

 

Ef 1:4-5 - “(4) Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapanNya. (5) Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anakNya, sesuai dengan kerelaan kehendakNya.

 

Ef 1:11 - “Aku katakan ‘di dalam Kristus’, karena di dalam Dialah kami mendapat bagian yang dijanjikan - kami yang dari semula ditentukan untuk menerima bagian itu sesuai dengan maksud Allah, yang di dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan kehendakNya.

 

1Tes 5:9 - “Karena Allah tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka, tetapi untuk beroleh keselamatan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.

 

2Tes 2:12-13 - “(12) supaya dihukum semua orang yang tidak percaya akan kebenaran dan yang suka kejahatan. (13) Akan tetapi kami harus selalu mengucap syukur kepada Allah karena kamu, saudara-saudara, yang dikasihi Tuhan, sebab Allah dari mulanya telah memilih kamu untuk diselamatkan dalam Roh yang menguduskan kamu dan dalam kebenaran yang kamu percayai.

 

Yak 2:5 - “Dengarkanlah, hai saudara-saudara yang kukasihi! Bukankah Allah memilih orang-orang yang dianggap miskin oleh dunia ini untuk menjadi kaya dalam iman dan menjadi ahli waris Kerajaan yang telah dijanjikanNya kepada barangsiapa yang mengasihi Dia?”.

 

3)    Ayat-ayat yang menunjukkan bahwa kehendak / rencana Allahlah yang menentukan / menyebabkan keselamatan seseorang.

 

Mat 11:25-27 - “(25) Pada waktu itu berkatalah Yesus: ‘Aku bersyukur kepadaMu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. (26) Ya Bapa, itulah yang berkenan kepadaMu. (27) Semua telah diserahkan kepadaKu oleh BapaKu dan tidak seorangpun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorangpun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya.

 

Yoh 5:21 - “Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang dikehendakiNya.

 

Ro 10:20 - “Dan dengan berani Yesaya mengatakan: ‘Aku telah berkenan ditemukan mereka yang tidak mencari Aku, Aku telah menampakkan diri kepada mereka yang tidak menanyakan Aku’”.

 

2Tim 1:9 - “Dialah yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan panggilan kudus, bukan berdasarkan perbuatan kita, melainkan berdasarkan maksud dan kasih karuniaNya sendiri, yang telah dikaruniakan kepada kita dalam Kristus Yesus sebelum permulaan zaman.

 

Yak 1:18 - Atas kehendakNya sendiri Ia telah menjadikan kita oleh firman kebenaran, supaya kita pada tingkat yang tertentu menjadi anak sulung di antara semua ciptaanNya”.

NIV: He chose to give us birth through the word of truth, that we might be a kind of firstfruits of all he created” (= Ia memilih untuk melahirkan kita melalui firman kebenaran, supaya kita bisa menjadi buah sulung dari semua ciptaanNya).

 

4)    Ayat-ayat yang menunjukkan bahwa orang-orang tertentu diselamatkan karena karunia Tuhan, sedangkan orang-orang lain binasa, karena Tuhan tidak menghendaki keselamatan mereka.

 

Mat 13:10-15 - “(10) Maka datanglah murid-muridNya dan bertanya kepadaNya: ‘Mengapa Engkau berkata-kata kepada mereka dalam perumpamaan?’ (11) Jawab Yesus: ‘Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Sorga, tetapi kepada mereka tidak. (12) Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan; tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya. (13) Itulah sebabnya Aku berkata-kata dalam perumpamaan kepada mereka; karena sekalipun melihat, mereka tidak melihat dan sekalipun mendengar, mereka tidak mendengar dan tidak mengerti. (14) Maka pada mereka genaplah nubuat Yesaya, yang berbunyi: Kamu akan mendengar dan mendengar, namun tidak mengerti, kamu akan melihat dan melihat, namun tidak menanggap. (15) Sebab hati bangsa ini telah menebal, dan telinganya berat mendengar, dan matanya melekat tertutup; supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya, lalu berbalik sehingga Aku menyembuhkan mereka.

 

Yoh 12:39-40 - “(39) Karena itu mereka tidak dapat percaya, sebab Yesaya telah berkata juga: (40) ‘Ia telah membutakan mata dan mendegilkan hati mereka, supaya mereka jangan melihat dengan mata, dan menanggap dengan hati, lalu berbalik, sehingga Aku menyembuhkan mereka’”.

 

5)    Ayat-ayat yang menunjukkan bahwa Allah menyediakan Kerajaan surga / tempat di surga untuk orang-orang tertentu.

 

Mat 20:23 - “Yesus berkata kepada mereka: ‘CawanKu memang akan kamu minum, tetapi hal duduk di sebelah kananKu atau di sebelah kiriKu, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa BapaKu telah menyediakannya’”.

 

Mat 25:34 - “Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kananNya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh BapaKu, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.

 

6)    Ayat-ayat yang menunjukkan bahwa ada orang-orang yang ditentukan untuk dihukum.

 

Yoh 17:12 - “Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam namaMu, yaitu namaMu yang telah Engkau berikan kepadaKu; Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorangpun dari mereka yang binasa selain dari pada dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci”.

 

Amsal 16:4 - “TUHAN membuat segala sesuatu untuk tujuannya masing-masing, bahkan orang fasik dibuatNya untuk hari malapetaka.

 

Yudas 4 - “Sebab ternyata ada orang tertentu yang telah masuk menyelusup di tengah-tengah kamu, yaitu orang-orang yang telah lama ditentukan untuk dihukum. Mereka adalah orang-orang yang fasik, yang menyalahgunakan kasih karunia Allah kita untuk melampiaskan hawa nafsu mereka, dan yang menyangkal satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita, Yesus Kristus”.

 

7)        Text istimewa dari Predestinasi.

 

Ro 9:6-29 - “(6) Akan tetapi firman Allah tidak mungkin gagal. Sebab tidak semua orang yang berasal dari Israel adalah orang Israel, (7) dan juga tidak semua yang terhitung keturunan Abraham adalah anak Abraham, tetapi: ‘Yang berasal dari Ishak yang akan disebut keturunanmu.’ (8) Artinya: bukan anak-anak menurut daging adalah anak-anak Allah, tetapi anak-anak perjanjian yang disebut keturunan yang benar. (9) Sebab firman ini mengandung janji: ‘Pada waktu seperti inilah Aku akan datang dan Sara akan mempunyai seorang anak laki-laki.’ (10) Tetapi bukan hanya itu saja. Lebih terang lagi ialah Ribka yang mengandung dari satu orang, yaitu dari Ishak, bapa leluhur kita.  (11) Sebab waktu anak-anak itu belum dilahirkan dan belum melakukan yang baik atau yang jahat, - supaya rencana Allah tentang pemilihanNya diteguhkan, bukan berdasarkan perbuatan, tetapi berdasarkan panggilanNya - (12) dikatakan kepada Ribka: ‘Anak yang tua akan menjadi hamba anak yang muda,’ (13) seperti ada tertulis: ‘Aku mengasihi Yakub, tetapi membenci Esau.’ (14) Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah Allah tidak adil? Mustahil! (15) Sebab Ia berfirman kepada Musa: ‘Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku mau bermurah hati.’ (16) Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati Allah. (17) Sebab Kitab Suci berkata kepada Firaun: ‘Itulah sebabnya Aku membangkitkan engkau, yaitu supaya Aku memperlihatkan kuasaKu di dalam engkau, dan supaya namaKu dimasyhurkan di seluruh bumi.’ (18) Jadi Ia menaruh belas kasihan kepada siapa yang dikehendakiNya dan Ia menegarkan hati siapa yang dikehendakiNya. (19) Sekarang kamu akan berkata kepadaku: ‘Jika demikian, apa lagi yang masih disalahkanNya? Sebab siapa yang menentang kehendakNya?’ (20) Siapakah kamu, hai manusia, maka kamu membantah Allah? Dapatkah yang dibentuk berkata kepada yang membentuknya: ‘Mengapakah engkau membentuk aku demikian?’ (21) Apakah tukang periuk tidak mempunyai hak atas tanah liatnya, untuk membuat dari gumpal yang sama suatu benda untuk dipakai guna tujuan yang mulia dan suatu benda lain untuk dipakai guna tujuan yang biasa? (22) Jadi, kalau untuk menunjukkan murkaNya dan menyatakan kuasaNya, Allah menaruh kesabaran yang besar terhadap benda-benda kemurkaanNya, yang telah disiapkan untuk kebinasaan - (23) justru untuk menyatakan kekayaan kemuliaanNya atas benda-benda belas kasihanNya yang telah dipersiapkanNya untuk kemuliaan, (24) yaitu kita, yang telah dipanggilNya bukan hanya dari antara orang Yahudi, tetapi juga dari antara bangsa-bangsa lain, (25) seperti yang difirmankanNya juga dalam kitab nabi Hosea: ‘Yang bukan umatKu akan Kusebut: umatKu dan yang bukan kekasih: kekasih.’ (26) Dan di tempat, di mana akan dikatakan kepada mereka: ‘Kamu ini bukanlah umatKu,’ di sana akan dikatakan kepada mereka: ‘Anak-anak Allah yang hidup.’ (27) Dan Yesaya berseru tentang Israel: ‘Sekalipun jumlah anak Israel seperti pasir di laut, namun hanya sisanya akan diselamatkan. (28) Sebab apa yang telah difirmankanNya, akan dilakukan Tuhan di atas bumi, sempurna dan segera.’ (29) Dan seperti yang dikatakan Yesaya sebelumnya: ‘Seandainya Tuhan semesta alam tidak meninggalkan pada kita keturunan, kita sudah menjadi seperti Sodom dan sama seperti Gomora.’”.

 

8)        Ayat-ayat lain yang mendukung adanya Predestinasi.

 

Yoh 15:16 - Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam namaKu, diberikanNya kepadamu”.

 

Yoh 15:19 - “Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu”.

 

Kis 9:15 - “Tetapi firman Tuhan kepadanya: ‘Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagiKu untuk memberitakan namaKu kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel”.

 

Kis 18:10 - “Sebab Aku menyertai engkau dan tidak ada seorangpun yang akan menjamah dan menganiaya engkau, sebab banyak umatKu di kota ini.

 

Ro 11:25 - “Sebab, saudara-saudara, supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai, aku mau agar kamu mengetahui rahasia ini: Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk.

 

1Kor 1:27-30 - “(27) Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat, (28) dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti, (29) supaya jangan ada seorang manusiapun yang memegahkan diri di hadapan Allah. (30) Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus, yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita. Ia membenarkan dan menguduskan dan menebus kita”.

 

 

Author : Pdt. Budi Asali,M.Div.

E-mail : [email protected]

e-mail us at [email protected]

http://golgothaministry.org

Link ke Channel Video Khotbah2 Pdt. Budi Asali di Youtube:

https://www.youtube.com/channel/UCP6lW2Ak1rqIUziNHdgp3HQ

Channel Live Streaming Youtube :  bit.ly/livegkrigolgotha / budi asali