(Rungkut
Megah Raya Blok D No 16)
Rabu,
tgl 4 Mei 2011, pk 19.00
Pdt. Budi Asali, M. Div.
(HP:
7064-1331 / 6050-1331)
http://www.golgothaministry.org
Unconditional Election
(Pemilihan
tanpa syarat)
Pelajaran
1: tanggal 4 Mei
2011
Doktrin
pemilihan yang tidak bersyarat ini lebih lazim dikenal dengan sebutan
Predestinasi.
I) Definisi Predestinasi.
1)
Sejak semula (sebelum penciptaan segala
sesuatu) Allah sudah menetapkan orang-orang tertentu
untuk diselamatkan / masuk ke surga. Sisanya
ditetapkan untuk binasa / masuk ke neraka.
2)
Allah menentukan semua ini semata-mata
berdasarkan kehendakNya sendiri, dan sama sekali
bukan karena apapun yang ada atau yang akan ada dalam diri orang-orang itu.
3)
Penetapan Allah ini pasti terjadi / tidak mungkin
gagal.
Kalau
saudara menginginkan definisi Predestinasi yang lebih terperinci, yang
betul-betul disusun dengan kata-kata ilmu hukum, saudara bisa melihat ‘Westminster Confession of Faith’,
Chapter III, no 3,4,5,6,7 di bawah ini:
a) “By the
decree of God, for the manifestation of His glory, some
men and angels are predestinated unto everlasting life; and
others foreordained to everlasting death”
(= Oleh ketetapan Allah, bagi perwujudan kemuliaanNya, sebagian
manusia dan malaikat telah dipredestinasikan untuk hidup yang kekal;
sedangkan yang lain ditetapkan untuk kebinasaan yang
kekal).
Penekanan bagian ini: baik manusia maupun malaikat, sebagian ditetapkan
untuk selamat, sebagian lainnya ditetapkan untuk binasa.
b) “These
angels and men, thus predestinated, and foreordained, are particularly and unchangeably
designed, and their number so certain and definite, that
it cannot be either increased or diminished” (= Para
malaikat dan manusia yang sudah dipredestinasikan dan ditetapkan lebih dahulu
ini, direncanakan secara khusus dan tak bisa berubah,
dan jumlah mereka adalah begitu pasti dan tertentu,
sehingga tidak dapat bertambah atau berkurang).
Penekanan bagian ini: Predestinasi itu tidak bisa berubah / gagal.
c) “Those
of mankind that are predestinated unto life, God, before the foundation of the
world was laid, according to His eternal and immutable purpose, and the secret
counsel and good pleasure of His will, hath chosen, in Christ, unto everlasting
glory, out of His mere free grace and love, without
any foresight of faith, or good works, or perseverance in either of them, or any
other thing in the creature, as conditions, or causes moving Him thereunto:
and all to the praise of His glorious grace” (= Sebagian
dari umat manusia yang telah dipredestinasikan untuk memperoleh hidup kekal,
sebelum dunia dijadikan, sesuai rencanaNya yang kekal dan tidak bisa berubah,
serta rencana rahasia dan kerelaan kehendakNya, oleh Allah telah dipilih di
dalam Kristus untuk mendapatkan kemuliaan kekal, semata-mata
karena kasih karunia dan cintaNya yang cuma-cuma, tanpa
lebih dulu melihat akan adanya iman, perbuatan baik, atau ketekunan di dalam
diri mereka, atau hal-hal lain apapun dalam ciptaan tersebut, sebagai syarat
atau penyebab yang dapat menggerakkanNya ke sana, dan semuanya ini bagi
pujian kasih karuniaNya yang mulia).
Penekanan bagian ini: pemilihan Allah itu sama sekali tidak didasarkan
pada adanya iman, perbuatan baik ataupun ketekunan yang akan ada dalam diri
orang pilihan, tetapi semata-mata didasarkan pada kehendak Allah yang berdaulat.
d) “As God hath
appointed the elect unto glory, so hath He, by the eternal and most free purpose
of His will, foreordained all the means thereunto.
Wherefore, they who are elected, being fallen in Adam, are redeemed by Christ, are
effectually called unto faith in Christ by His Spirit working in due season, are
justified, adopted, sanctified, and kept by His power, through faith, unto
salvation. Neither are any other redeemed by Christ, effectually called,
justified, adopted, sanctified, and saved, but the elect only” (= Sebagaimana
Allah telah menetapkan orang-orang pilihanNya kepada kemuliaan, Dia juga, oleh
kehendakNya yang kekal dan bebas, telah menentukan
caranya / jalannya untuk mencapai hal itu. Karena itu, mereka yang
dipilih, yang telah jatuh di dalam Adam, ditebus oleh Kristus, dipanggil
secara efektif ke dalam iman di dalam Kristus oleh RohNya yang bekerja pada
saatnya, dibenarkan, diangkat menjadi anak, dikuduskan, dan dipelihara oleh
kuasaNya, melalui iman, kepada keselamatan. Tidak ada yang lain yang
ditebus oleh Kristus, dipanggil secara efektif, dibenarkan, diangkat menjadi
anak, dikuduskan, dan diselamatkan, kecuali orang-orang pilihan saja).
Penekanan bagian ini: bagi orang pilihanNya, Allah tidak hanya menentukan
tujuan akhirnya, tetapi juga saat dan cara / jalan untuk mencapai tujuan akhir
itu, yaitu melalui Kristus, pekerjaan Roh Kudus, iman dsb.
e) “The rest of mankind God was pleased, according to the unsearchable
counsel of His own will, whereby He extendeth or withholdeth mercy, as He
pleaseth, for the glory of His sovereign power over His creatures, to
pass by; and to ordain them to dishonour and wrath for their sin, to
the praise of His glorious justice” (= Sisa dari umat manusia
lainnya, Allah berkenan,
sesuai dengan rencana yang tak terselami dari kehendakNya sendiri, dengan mana
Dia memberikan atau menahan belas
kasihanNya, sesuai kerelaanNya, untuk kemuliaan dari kuasaNya yang berdaulat
atas makhluk ciptaanNya, untuk melewati; dan menentukan
mereka kepada kehinaan dan murka untuk dosa-dosa mereka, bagi
pujian terhadap keadilanNya yang mulia).
Penekanan
bagian ini: selain dari orang pilihan, maka Allah melewati (tidak menyelamatkan)
umat manusia yang lain, dan menetapkan mereka untuk dihukum karena dosa-dosa
mereka. Dengan demikian terlihat keadilan Allah.
II) Dasar Kitab Suci Predestinasi.
A) Ayat-ayat
Kitab Suci tanpa penjelasan / tafsiran / komentar.
Pdt. Jusuf B. S. menganggap bahwa orang-orang
Calvinist memang mempunyai dasar ayat Kitab Suci untuk ajarannya, tetapi semua
itu sudah diputarbalikkan, ditafsirkan dengan akal dsb, sehingga menjadi
ajaran yang salah / sesat. Ini terlihat dari kutipan-kutipan di bawah ini:
·
“Teori2
manusiawi ini seolah-olah didasarkan atas ayat2 Alkitab, tetapi ayat-ayat
ini diputarbalikkan atau diartikan dengan akal, sehingga artinya
menyesatkan 2Pet 3:16”
- ‘Diktat PD’ (keluaran Gereja Bukit Zaitun), hal 6.
·
“Teori-teori
manusiawi inilah yang memojokkan Allah menjadi pembohong, tetapi sebetulnya, merekalah
yang memutarbalikkan kebenaran ini” - ‘Keselamatan Tidak Bisa Hilang?’, hal 25.
·
“Ada
beberapa ayat-ayat dan fakta-fakta yang sulit dimengerti oleh beberapa orang,
tetapi dengan akalnya mereka memaksa untuk mengerti,
diartikan menurut pengertiannya sendiri, menurut teori-teorinya sendiri, dan
diputarbalikkan sedemikian rupa sehingga keluar teori-teori manusiawi
yang mendatangkan kebinasaan atas dirinya sendiri dan orang-orang yang mau
percaya kepadanya” -
‘Keselamatan Tidak Bisa Hilang?’, hal 26.
Ayat-ayat Kitab Suci tanpa
penjelasan / tafsiran / komentar di bawah ini saya berikan untuk
menunjukkan:
1.
Bahwa di sini tidak ada
pemutar-balikan, penafsiran salah, ataupun penafsiran menurut akal sendiri. Ini
betul-betul hanyalah ayat Kitab Suci tanpa penjelasan / penafsiran / komentar,
sehingga jelas tidak ada pemutar-balikan, penafsiran menurut akal sendiri, dsb!
2.
Bahwa Predestinasi bukanlah sekedar merupakan
ajaran saya / golongan Reformed / Calvinist / John Calvin, ataupun merupakan
penafsiran saya / golongan Reformed / Calvinist / John Calvin tentang Kitab
Suci, tetapi betul-betul merupakan ajaran Kitab Suci
sendiri!
Dan saya memberikan berpuluh-puluh ayat untuk
menunjukkan bahwa ayat dasar untuk Predestinasi bukanlah hanya satu atau dua
ayat saja, tetapi sangat banyak!
Janganlah meloncati ayat-ayat
Kitab Suci ini, karena tanpa itu saudara tidak akan bisa mengetahui apakah
memang Kitab Suci mengajarkan Predestinasi atau tidak! Karena itu, hendaklah
saudara, lebih-lebih kalau saudara adalah orang Arminian atau orang yang
terpengaruh oleh ajaran Arminian, membaca dan merenungkan ayat-ayat di bawah
ini!
1) Ayat-ayat yang menunjukkan / menyebutkan adanya
orang pilihan (elect).
Mat 22:14 - “Sebab
banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih”.
Mat 24:22,24 - “(22)
Dan sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala yang hidup tidak
akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang-orang
pilihan waktu itu akan dipersingkat. ... (24) Sebab Mesias-mesias
palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda
yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan
orang-orang pilihan juga”.
Mat 24:31 - “Dan
Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikatNya dengan meniup sangkakala yang
dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang
pilihanNya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke
ujung langit yang lain”.
Luk 18:7a - “Tidakkah
Allah akan membenarkan orang-orang pilihanNya
yang siang malam berseru kepadaNya?”.
Ro 8:33 - “Siapakah
yang akan menggugat orang-orang pilihan Allah?
Allah, yang membenarkan mereka? Siapakah yang akan menghukum mereka?”.
Ro 11:5-8 - “(5)
Demikian juga pada waktu ini ada tinggal suatu sisa, menurut pilihan
kasih karunia. (6) Tetapi jika hal itu terjadi karena kasih karunia, maka
bukan lagi karena perbuatan, sebab jika tidak demikian, maka kasih karunia itu
bukan lagi kasih karunia. (7) Jadi bagaimana? Israel tidak memperoleh apa yang
dikejarnya, tetapi orang-orang yang terpilih
telah memperolehnya. Dan orang-orang yang lain telah
tegar hatinya, (8) seperti ada tertulis: ‘Allah membuat mereka tidur nyenyak,
memberikan mata untuk tidak melihat dan telinga untuk tidak mendengar, sampai
kepada hari sekarang ini.’”.
Ro 16:13 - “Salam
kepada Rufus, orang pilihan dalam Tuhan,
dan salam kepada ibunya, yang bagiku adalah juga ibu”.
Kol 3:12 - “Karena
itu, sebagai orang-orang pilihan Allah
yang dikuduskan dan dikasihiNya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan
hati, kelemahlembutan dan kesabaran”.
1Tes 1:4-5 - “(4) Dan kami tahu, hai saudara-saudara yang
dikasihi Allah, bahwa Ia telah memilih kamu.
(5) Sebab Injil yang kami beritakan bukan disampaikan kepada kamu dengan
kata-kata saja, tetapi juga dengan kekuatan oleh Roh Kudus dan dengan suatu
kepastian yang kokoh. Memang kamu tahu, bagaimana kami bekerja di antara kamu
oleh karena kamu”.
2Tim 2:10 - “Karena
itu aku sabar menanggung semuanya itu bagi orang-orang
pilihan Allah, supaya mereka juga mendapat keselamatan dalam Kristus
Yesus dengan kemuliaan yang kekal”.
Tit 1:1 - “Dari
Paulus, hamba Allah dan rasul Yesus Kristus untuk memelihara iman orang-orang
pilihan Allah dan pengetahuan akan kebenaran seperti yang nampak
dalam ibadah kita”.
1Pet 1:1-2 - “(1) Dari Petrus, rasul Yesus Kristus, kepada
orang-orang pendatang, yang tersebar di Pontus, Galatia, Kapadokia, Asia Kecil
dan Bitinia, (2) yaitu orang-orang yang dipilih,
sesuai dengan rencana Allah, Bapa kita, dan yang dikuduskan oleh Roh, supaya
taat kepada Yesus Kristus dan menerima percikan darahNya. Kiranya kasih karunia
dan damai sejahtera makin melimpah atas kamu”.
1Pet 2:8-9 - “(8) Mereka tersandung padanya, karena mereka
tidak taat kepada Firman Allah; dan untuk itu mereka juga telah disediakan. (9)
Tetapi kamulah bangsa yang terpilih,
imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu
memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu
keluar dari kegelapan kepada terangNya yang ajaib”.
1Pet 5:13 - “Salam
kepada kamu sekalian dari kawanmu yang terpilih
yang di Babilon, dan juga dari Markus, anakku”.
2Yoh 1 - “Dari
penatua kepada Ibu yang terpilih dan
anak-anaknya yang benar-benar aku kasihi. Bukan aku saja yang mengasihi kamu,
tetapi juga semua orang yang telah mengenal kebenaran”.
2Yoh 13 - “Salam
kepada kamu dari anak-anak saudaramu yang terpilih”.
2) Ayat-ayat yang menunjukkan bahwa Allah memilih /
menetapkan / menentukan orang-orang tertentu untuk diselamatkan.
Kis 13:48 - “Mendengar
itu bergembiralah semua orang yang tidak mengenal Allah dan mereka memuliakan
firman Tuhan; dan semua orang yang ditentukan Allah
untuk hidup yang kekal, menjadi percaya”.
Kis 22:14 - “Lalu
katanya: Allah nenek moyang kita telah menetapkan
engkau untuk mengetahui kehendakNya, untuk melihat Yang Benar dan untuk
mendengar suara yang keluar dari mulutNya”.
Ro 8:29-30 - “(29) Sebab semua orang yang dipilihNya dari
semula, mereka juga ditentukanNya dari semula
untuk menjadi serupa dengan gambaran AnakNya, supaya Ia, AnakNya itu,
menjadi yang sulung di antara banyak saudara. (30) Dan mereka yang
ditentukanNya dari semula, mereka itu juga dipanggilNya. Dan mereka yang
dipanggilNya, mereka itu juga dibenarkanNya. Dan mereka yang dibenarkanNya,
mereka itu juga dimuliakanNya”.
Ef 1:4-5 - “(4)
Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum
dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapanNya.
(5) Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula
oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anakNya, sesuai dengan kerelaan
kehendakNya”.
Ef 1:11 - “Aku
katakan ‘di dalam Kristus’, karena di dalam Dialah kami mendapat bagian yang
dijanjikan - kami yang dari semula ditentukan untuk
menerima bagian itu sesuai dengan maksud Allah, yang di dalam segala
sesuatu bekerja menurut keputusan kehendakNya”.
1Tes 5:9 - “Karena
Allah tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka,
tetapi untuk beroleh keselamatan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita”.
2Tes 2:12-13 - “(12)
supaya dihukum semua orang yang tidak percaya akan kebenaran dan yang suka
kejahatan. (13) Akan tetapi kami harus selalu mengucap syukur kepada Allah
karena kamu, saudara-saudara, yang dikasihi Tuhan, sebab Allah dari mulanya telah
memilih kamu untuk diselamatkan dalam Roh yang menguduskan kamu dan dalam
kebenaran yang kamu percayai”.
Yak 2:5 - “Dengarkanlah,
hai saudara-saudara yang kukasihi! Bukankah Allah
memilih orang-orang yang dianggap miskin oleh dunia ini untuk menjadi
kaya dalam iman dan menjadi ahli waris Kerajaan yang telah dijanjikanNya
kepada barangsiapa yang mengasihi Dia?”.
3) Ayat-ayat yang menunjukkan bahwa kehendak / rencana
Allahlah yang menentukan / menyebabkan keselamatan seseorang.
Mat 11:25-27 - “(25) Pada waktu itu berkatalah Yesus: ‘Aku
bersyukur kepadaMu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau
sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada
orang kecil. (26) Ya Bapa, itulah yang berkenan kepadaMu. (27) Semua
telah diserahkan kepadaKu oleh BapaKu dan tidak seorangpun mengenal Anak selain
Bapa, dan tidak seorangpun mengenal Bapa selain Anak dan orang
yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya”.
Yoh 5:21 - “Sebab
sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian
juga Anak menghidupkan barangsiapa yang
dikehendakiNya”.
Ro 10:20 - “Dan
dengan berani Yesaya mengatakan: ‘Aku telah berkenan
ditemukan mereka yang tidak mencari Aku, Aku telah menampakkan
diri kepada mereka yang tidak menanyakan Aku’”.
2Tim 1:9 - “Dialah
yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan
panggilan kudus, bukan berdasarkan perbuatan kita, melainkan berdasarkan
maksud dan kasih karuniaNya sendiri, yang telah
dikaruniakan kepada kita dalam Kristus Yesus sebelum permulaan zaman”.
Yak 1:18 - “Atas
kehendakNya sendiri Ia telah menjadikan kita oleh firman kebenaran,
supaya kita pada tingkat yang tertentu menjadi anak sulung di antara semua
ciptaanNya”.
NIV: “He
chose to give us birth through the word of truth, that we might be a
kind of firstfruits of all he created” (= Ia memilih untuk
melahirkan kita melalui firman kebenaran, supaya kita bisa menjadi
buah sulung dari semua ciptaanNya).
4) Ayat-ayat yang menunjukkan bahwa orang-orang
tertentu diselamatkan karena karunia Tuhan, sedangkan orang-orang lain binasa,
karena Tuhan tidak menghendaki keselamatan mereka.
Mat 13:10-15 - “(10) Maka datanglah murid-muridNya dan bertanya
kepadaNya: ‘Mengapa Engkau berkata-kata kepada mereka dalam perumpamaan?’
(11) Jawab Yesus: ‘Kepadamu diberi karunia untuk
mengetahui rahasia Kerajaan Sorga, tetapi kepada mereka tidak. (12)
Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan;
tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil
dari padanya. (13) Itulah sebabnya Aku berkata-kata
dalam perumpamaan kepada mereka; karena sekalipun melihat, mereka tidak melihat
dan sekalipun mendengar, mereka tidak mendengar dan tidak mengerti. (14) Maka
pada mereka genaplah nubuat Yesaya, yang berbunyi: Kamu akan mendengar dan
mendengar, namun tidak mengerti, kamu akan melihat dan melihat, namun tidak
menanggap. (15) Sebab hati bangsa ini telah menebal, dan telinganya berat
mendengar, dan matanya melekat tertutup; supaya jangan mereka melihat dengan
matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya, lalu
berbalik sehingga Aku menyembuhkan mereka”.
Yoh 12:39-40 - “(39) Karena itu
mereka tidak dapat percaya, sebab Yesaya telah berkata juga: (40) ‘Ia
telah membutakan mata dan mendegilkan hati mereka, supaya mereka jangan melihat
dengan mata, dan menanggap dengan hati, lalu berbalik, sehingga Aku menyembuhkan
mereka’”.
5) Ayat-ayat yang menunjukkan bahwa Allah menyediakan
Kerajaan surga / tempat di surga untuk orang-orang tertentu.
Mat 20:23 - “Yesus
berkata kepada mereka: ‘CawanKu memang akan kamu minum, tetapi hal duduk di
sebelah kananKu atau di sebelah kiriKu, Aku tidak berhak memberikannya. Itu
akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa BapaKu telah menyediakannya’”.
Mat 25:34 - “Dan
Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kananNya: Mari, hai kamu
yang diberkati oleh BapaKu, terimalah Kerajaan yang
telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan”.
6) Ayat-ayat yang menunjukkan bahwa ada orang-orang
yang ditentukan untuk dihukum.
Yoh 17:12 - “Selama
Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam namaMu, yaitu namaMu yang telah
Engkau berikan kepadaKu; Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorangpun dari
mereka yang binasa selain dari pada dia yang telah
ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab
Suci”.
Amsal 16:4 - “TUHAN membuat segala sesuatu untuk tujuannya
masing-masing, bahkan orang fasik dibuatNya untuk
hari malapetaka”.
Yudas 4 - “Sebab
ternyata ada orang tertentu yang telah masuk menyelusup di tengah-tengah kamu,
yaitu orang-orang yang telah lama ditentukan untuk
dihukum. Mereka adalah orang-orang yang fasik, yang menyalahgunakan
kasih karunia Allah kita untuk melampiaskan hawa nafsu mereka, dan yang
menyangkal satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita, Yesus Kristus”.
7)
Text istimewa dari Predestinasi.
Ro 9:6-29 - “(6)
Akan tetapi firman Allah tidak mungkin gagal. Sebab tidak semua orang yang
berasal dari Israel adalah orang Israel, (7) dan juga tidak semua yang terhitung
keturunan Abraham adalah anak Abraham, tetapi: ‘Yang berasal dari Ishak yang
akan disebut keturunanmu.’ (8) Artinya: bukan anak-anak menurut daging adalah
anak-anak Allah, tetapi anak-anak perjanjian yang disebut keturunan yang benar.
(9) Sebab firman ini mengandung janji: ‘Pada waktu seperti inilah Aku akan
datang dan Sara akan mempunyai seorang anak laki-laki.’ (10) Tetapi bukan
hanya itu saja. Lebih terang lagi ialah Ribka yang mengandung dari satu orang,
yaitu dari Ishak, bapa leluhur kita. (11) Sebab waktu anak-anak itu
belum dilahirkan dan belum melakukan yang baik atau yang jahat, - supaya rencana
Allah tentang pemilihanNya diteguhkan, bukan berdasarkan perbuatan, tetapi
berdasarkan panggilanNya - (12) dikatakan kepada Ribka: ‘Anak yang tua akan
menjadi hamba anak yang muda,’ (13) seperti ada tertulis: ‘Aku mengasihi
Yakub, tetapi membenci Esau.’ (14) Jika demikian, apakah yang
hendak kita katakan? Apakah Allah tidak adil?
Mustahil! (15) Sebab Ia berfirman kepada Musa: ‘Aku
akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku
akan bermurah hati kepada siapa Aku mau bermurah hati.’ (16) Jadi hal itu
tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan
hati Allah. (17) Sebab Kitab Suci berkata kepada Firaun: ‘Itulah
sebabnya Aku membangkitkan engkau, yaitu supaya Aku memperlihatkan kuasaKu di
dalam engkau, dan supaya namaKu dimasyhurkan di seluruh bumi.’ (18) Jadi Ia
menaruh belas kasihan kepada siapa yang dikehendakiNya dan Ia menegarkan hati
siapa yang dikehendakiNya. (19) Sekarang kamu akan berkata kepadaku:
‘Jika demikian, apa lagi yang masih disalahkanNya? Sebab siapa yang menentang
kehendakNya?’ (20) Siapakah kamu, hai manusia, maka kamu membantah Allah?
Dapatkah yang dibentuk berkata kepada yang membentuknya: ‘Mengapakah engkau
membentuk aku demikian?’ (21) Apakah tukang periuk
tidak mempunyai hak atas tanah liatnya, untuk membuat dari gumpal yang sama
suatu benda untuk dipakai guna tujuan yang mulia dan suatu benda lain untuk
dipakai guna tujuan yang biasa? (22) Jadi, kalau untuk menunjukkan
murkaNya dan menyatakan kuasaNya, Allah menaruh kesabaran yang besar terhadap benda-benda
kemurkaanNya, yang telah disiapkan untuk kebinasaan - (23) justru
untuk menyatakan kekayaan kemuliaanNya atas benda-benda
belas kasihanNya yang telah dipersiapkanNya untuk kemuliaan, (24)
yaitu kita, yang telah dipanggilNya bukan hanya dari antara orang Yahudi, tetapi
juga dari antara bangsa-bangsa lain, (25) seperti yang difirmankanNya juga dalam
kitab nabi Hosea: ‘Yang bukan umatKu akan Kusebut: umatKu dan yang bukan
kekasih: kekasih.’ (26) Dan di tempat, di mana akan dikatakan kepada mereka:
‘Kamu ini bukanlah umatKu,’ di sana akan dikatakan kepada mereka:
‘Anak-anak Allah yang hidup.’ (27) Dan Yesaya berseru tentang Israel:
‘Sekalipun jumlah anak Israel seperti pasir di laut, namun hanya sisanya akan
diselamatkan. (28) Sebab apa yang telah difirmankanNya, akan dilakukan Tuhan di
atas bumi, sempurna dan segera.’ (29) Dan seperti yang dikatakan Yesaya
sebelumnya: ‘Seandainya Tuhan semesta alam tidak meninggalkan pada kita
keturunan, kita sudah menjadi seperti Sodom dan sama seperti Gomora.’”.
8)
Ayat-ayat lain yang mendukung adanya Predestinasi.
Yoh 15:16 - “Bukan
kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku
telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan
buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam namaKu,
diberikanNya kepadamu”.
Yoh 15:19 - “Sekiranya
kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena
kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih
kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu”.
Kis 9:15 - “Tetapi
firman Tuhan kepadanya: ‘Pergilah, sebab orang ini
adalah alat pilihan bagiKu untuk memberitakan namaKu kepada
bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel”.
Kis 18:10 - “Sebab
Aku menyertai engkau dan tidak ada seorangpun yang akan menjamah dan menganiaya
engkau, sebab banyak umatKu di kota ini”.
Ro 11:25 - “Sebab,
saudara-saudara, supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai, aku mau agar kamu
mengetahui rahasia ini: Sebagian dari Israel telah
menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk”.
1Kor 1:27-30 - “(27) Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih
Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah
bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan
apa yang kuat, (28) dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih
Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih
Allah untuk meniadakan apa yang berarti, (29) supaya jangan ada
seorang manusiapun yang memegahkan diri di hadapan Allah. (30) Tetapi oleh Dia
kamu berada dalam Kristus Yesus, yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita.
Ia membenarkan dan menguduskan dan menebus kita”.
Author : Pdt. Budi Asali,M.Div.
E-mail : [email protected]
e-mail us at [email protected]
Link ke Channel Video Khotbah2 Pdt. Budi Asali di Youtube:
https://www.youtube.com/channel/UCP6lW2Ak1rqIUziNHdgp3HQ
Channel Live Streaming Youtube : bit.ly/livegkrigolgotha / budi asali